Pesta Tokyo di Blok M dihentikan karena pungli

Akhir bulan Mei lalu, sekitar 200.000 orang kumpul dan menikmati suasana Jepang di Blok M, Jakarta Selatan. ‘Little Tokyo Ennichisai Blok M’ terlihat sangat ramai dan penuh kesenangan oleh pengunjung.

Namun, ‘Little Tokyo Ennichisai Blok M’ ini diputuskan terakhir dengan kali ini dan tidak ada lagi. Alasannya: uang pelicin besar yang diminta oleh aparat.

Saya kira reformasi aparatur di DKI Jakarta sedang berjalan dan percaya makin membaik pada saat ini. Ternyata, masalah klasik “pungli” yang pasti tidak enak bagi pihak Indonesia masih hidup. Sangat kaget.

Acara ‘Little Tokyo Ennichisai Blok M’ Dihentikan dan Tidak Akan Ada Lagi

Apakah pernyataan ini oleh panitia pesta Ennichisai ini berlebihan? Apakah mereka bohong? Apakah dianggap orang asing menjelekkan Indonesia dengan ini? Jika dirasakan demikian dan ini bukan fakta, saya mohon maaf sebesar-besarnya.

Pesta ini dikembangkan oleh para sukarelawan tanpa dana dari pemerintah baik Indonesia maupun Jepang hanya untuk mengembangkan hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang. Hanya itu saja. Bukan untuk menguasai Indonesia oleh Jepang, atau mencari keuntungan sebesar mungkin dari pihak Indonesia oleh pihak Jepang. Iya, tujuannya murni persahabatan.

Namun, upaya peningkatkan persahabatan antara Indonesia dan Jepang dihentikan karena pungli oleh aparat. Saya sangat mengharapkan ini bukan karena pihak aparat Indonesia tidak mau bersahabat dengan pihak Jepang.

Berita sedih. Apakah kami orang asing harus tetap diam jika mengalami hal-hal yang tidak wajar seperti ini karena orang asing yang diperbolehkan berdomisili di Indonesia?  Siapa yang senang menganggu upaya persahabatan antara Indonesia dan Jepang?

Kami tidak mau diam lagi.