Guest Lecture / Kuliah Tamu / 特別講義(Kendari, 4 October 2019)

In 4 October 2019, we gave a guest lecture in Southeast Sulawesi University with the title “Business for Social Welfare”.

Pada tanggal 4 Oktober 2019, kami kasih kuliah tamu di Universitas Sulawesi Tenggara, Kendari, dengan judul “Kewirausahaan untuk Kesejahteraan Masyarakat”.

2019年10月4日、クンダリの東南スラウェシ大学にて、「社会福祉のためのビジネス」と題した特別講義をインドネシア語で行いました。

Visit Bada Valley (29 Sep – 1 Oct, 2019)

We visited Bada Valley in Central Sulawesi Province, 29 September to1 October 2019, with Dr. Isamu Sakamoto, a specialist of paper making technique. This time we wanted to see current situation about barkcloth or paper/cloth made from tree skin in Bada.

Barkcloth making technique in Bada and its surrounding areas have been kept since about 3,000 years ago until now, even if its technique succession might be more difficult after modernization drive became stronger with easier transportation access. It took about 10 hours from Tentena to Bada with jeep when we visited here in 1991, and now only 2 hours by Avanza.

We got many impressive information and many new questions about barkcloth. In a word, barkcloth here is very important as its existence since 3,000 years ago only in this area in the world, and as a theme to elucidate cultural diffusion from South Pacific to East Asia via Southeast Asia because its material tree was the same in Bada, South Pacific, Taiwan and Japan. Very exciting on barkcloth in Central Sulawesi.

 

Business Trip to Aceh: 15-21 September 2019

In 15-21 September 2019, we had a business trip to Aceh and Medan in the name of the JICA grass-roots Project for Sixth Industrialization (cultivation, processing and promotion) of Citrus Resources in Central Aceh District Utilizing Knowledge of Ochi Town. We mainly stay in Takengon, capital city of Central Aceh District.

We discussed with Central Aceh District Government about the implementation of the Project, and explained about next step including the short-term training for local government officials in Japan about supporting policies on promotion of sixth industrialization.

We visited some orange farmers, fruits market, coffee cooperatives etc.. Of course, we enjoyed various delicious local foods in Takengon, Lhokseumawe, and Medan.

Please see the Facebook page of our project with daily report of our trainees: https://www.facebook.com/ochiacehtengah/

Permohonan Toroku Shien Kikan ditolak

Maaf, kami tidak menjadi Toroku Shien Kikan.

Beberapa hari yang lalu, kami menerima Surat Penolakan Registrasi Toroku Shien Kikan dari Kantor Imigrasi Sendai. Alasannya, kami dianggap belum siap menjadi instansi tersebut, menurut UU Pengelolaan Imigrasi Pasal 19 (26) -1 – 14.

Menurut seorang staf Kantor Imigrasi, kami tidak terlihat pengalaman yang menangani urusan orang asing karena belum ada bukti transaksi uang berdasar invoice dan kuitansi. Memang, selama ini, kami melayani konsultasi dan memberi nasihat/bantuan kepada teman-teman yang berminat bekerja di Jepang tanpa dibayar atau secara sukarela.

Oleh karena itu, kami mohon teman-teman yang berminat Tokutei Ginou agar mencari Toroku Shien Kikan lain jika mau mencari peluang bekerja di Jepang. Dari kacamata Kantor Imigrasi Jepang, mereka jauh lebih bagus daripada kami yang memberikan pelayanan dan nasihat selama ini.

Mohon maaf karena kami tidak boleh berfungsi sebagai Toroku Shien Kikan. Namun, kami tetap memberikan informasi/nasihat tentang Ginou Jisshuu dan Tokutei Ginou supaya teman-teman dari Indonesia mewujudkan mimpi kehidupannya di Jepang dan Indonesia.

Demikian dan terima kasih atas perhatian dan pengertiannya.

Dari K Cacao Tour in Sulawesi, 18-25 August 2019

In 18-25 August 2019, I was a coordinator of Dari K Cacao Tour with 25 participants in Sulawesi (Polewali and Makassar), Indonesia. This tour has been annually organized by Dari K Co., Ltd., a chocolate producer in Kyoto with cacao from Sulawesi since 2014.

Most of participants are chocolate lovers and for the first time they met cacao farmers who prepare good quality fermented cacao beans for valuable chocolate of Dari K. Consumers directly meet producers. Consumers give their sincere gratitude to cacao farmers. On the other hand, cacao farmers increase their motivation to produce good quality cacao beans.

In addition, participants enjoyed local foods every day cooked by families of cacao farmers, and many other activities such as the chocolate producing workshop with primary school students, visiting a bean-to-bar local chocolate shop, visiting sago starch processing unit, and special traditional local event of dancing horse.

We believe this tour certainly gave various positive impacts on consumers and producers who respect each other, and planted many seeds for creating next change of world through cacao.

よりどりインドネシア第52号を発行

若干予定より遅れましたが、本日(8/24)、よりどりインドネシア第52号を発行しました。カバー写真は、夜のパプア州ジャヤプラの青空市場です。

▼8月19~22日にかけて西パプア州やパプア州の各地で大規模な暴動が広まりました。その背景となったのは、パプア人への差別的言動を伴ったマランとスラバヤでの事件でした。今回はそれを振り返ります。

▼神道さんの連載の第20回は、ウォノソボの教育事情についてです。教育の歴史から進学率と貧困度との関連、学ぶことの選択肢などについて考察しています。

▼脇田さんは、日本の著名な歌手である藤山一郎とマカッサルとの関係についての紹介です。藤山一郎が住んだマカッサルの家は現存しており、歌を通じたマカッサルとの関わりが生き生きと描かれています。

▼今回は、ダリケー・カカオツアーの引率でインドネシア出張中のため、空き時間を利用しての執筆となり、発行が遅くなりましたことをお詫びいたします。今後も引き続き、ご愛読のほど、よろしくお願いいたします。

https://yoridori-indonesia.publishers.fm/issue/4656/

Visit Minakami town / みなかみ町を訪問(15 August 2019)

In 15 August, 2019, we had a meeting with local government of Minakami town to discuss about preparation of JICA grass-roots program on agrotourism.

Pada tanggal 15 Agustus 2019, kami mengadakan rapat dengan Pemda kota Minakami untuk diskusi tentang persiapan program JICA tentang wisata agro.

2019年8月15日は、みなかみ町を訪問し、JICA草の根事業の準備について、町役場と話し合いを行いました。

福島を訪れたオーストラリアのアーティストたちとともに(2019年8月9~11日)

2019年8月9~11日, 福島を拠点とする詩人の和合亮一さんの招きで、福島の飯舘村を訪れ、地元の方々と一緒にパフォーミング・アートの作成を試みてきたオーストラリアのアーティスト・チームと一緒に過ごすことができました。

和合さんとオーストラリアのアーティストたちは、2019年8月10日、いわき市立美術館で、「福島ー新しい光をさがして」と題する、非常に興味深いコラボレーション・パフォーマンス・アートのイベントを行いました。

そして翌日(2019年8月11日)は前日と同様、飯舘村の山津見神社にて、舞踊、パーカッション、詩の朗読のコラボレーション・パフォーマンスアートを行いました。ここでのテーマは、神社の天井を飾るオオカミ絵でした。242枚のオオカミ絵は、社殿とともに2013年に焼失しましたが、その後、東京芸術大学チームによって復元されました。この復元のもととなるオオカミ絵の写真を撮っていたのが、オーストラリアからアーティストを招聘した和歌山大学の加藤久美先生たちでした。すなわち、今回の機会は、加藤先生らがパフォーミングアートを山津見神社へ奉納するという意味が込められていたのでした。

彼らと一緒の機会は、とても印象的で、そこで繰り広げられたコラボレーション・パフォーマンス・アートからは、まるで魂を揺さぶられるような衝撃を受けました。即興が中心の今回の公演は二度と再現できない、3人の演者の真剣勝負かつ息の合った作品であり、そんな機会に恵まれたのはとても幸運なことでした。今回の経験から、アートが地域社会にどのような役割を果たせるかについて、自分なりの深い示唆を得ることができた気がします。

個人ブログ「ぐろーかる日記」に、より詳しく書きましたので、興味のある方は、以下のサイトにてご笑覧ください。
https://glocal-diary.blogspot.com/2019/08/2019_14.html

Bersama Seniman Australia di Fukushima, 9-11 Agustus 2019

Pada tanggal 9-11 Agustus 2019, dengan undangan dari Mr. Ryoichi Wago, seorang penyair yang berbasis di Fukushima, kami mendapat kesempatan untuk bertemu dan berkomunikasi dengan tim seniman pertunjukan Australia yang mengunjungi desa Iitate, Fukushima, untuk menciptakan seni pertunjukan mereka bersama masyarakat setempat.

Mr. Wago dan para artis Australia mengadakan acara seni pertunjukan kolaboratif yang sangat menarik di Museum Seni Kota Iwaki pada 10 Agustus 2019, dengan judul “Fukushima untuk mencari cahaya baru”.

Hari berikutnya (11 Agustus 2019), mereka memiliki acara seni pertunjukan lainnya di Yamatsumi shrine di desa Iitate dengan kolaborasi antara tari, perkusi, dan membaca puisi. Tema acara ini adalah gambar serigala di plafonnya. Ada 242 macam gambar serigala, yang direhabilitasi oleh tim Universitas Seni Tokyo setelah gedung shrinenya terbakar pada tahun 2013.

Ini adalah kesempatan yang sangat mengesankan dan kami merasa seperti gemetar rohnya dengan seni pertunjukan mereka. Kami sangat beruntung bertemu dengan seni pertunjukan ini yang tidak bisa berulang yang sama dan hanya satu kali pertunjukannya karena permainan improvisasi. Kami memiliki banyak wawasan yang mendalam dan tulus dari pengalaman ini untuk berpikir tentang peran seni untuk pengembangan masyarakat lokal.

1 2 3 4 85