Kunjungan Pemkot Batu ke Jepang (29 Okt s/d 2 Nov)

Pada tanggal 29 Oktober – 2 November 2018, rombongan Pemkot Batu dari provinsi Jatim, yang dipimpin oleh Walikota Batu, mengunjungi Jepang.

Rombongan Pemkot Batu mengunjungi kota Fukushima dan Tokyo, di mana mereka mengunjungi perkebunan apel, fasilitas sortir buah-buahan, pabrik pengolahan sayur-mayur, pasar tani (jual-beli langsung oleh petani), pasar glosir induk sayur-mayur, dan seterusnya, dan dapat memehami bagaimana produksi pertanian, pengolahan dan pemasaran terintegrasi. Walikota Batu telah bertemu Walikota Fukushima.

Rombongan pemkot Bau telah dapat berbagai saran tentang bagaimana untuk mengembangkan kerjasama pertanian antara kota Batu dan kota Fukushima di masa depan, dan mereka aman dan kembali ke Indonesia.

 

Batu City Mission Visit to Japan (29 Oct – 2 Nov)

In October 29 – November 2, 2018, Batu City Government Mission visited Japan, chaired by the mayor, from Batu city, East Java, Indonesia.

The mission mainly visited Fukushima city and Tokyo, where they visit apple plantation, the fruit sorting plant, agricultural product processing factory, farmer’s market, and vegetable wholesale central market, and so on, and could learn how agricultural production, processing and distribution were integrated. Mayor of Batu city made a courtesy visit to meet mayor of Fukushima city.

The mission have been able to get various suggestions on how to proceed the agricultural cooperation between Batu city and Fukushima city in the future, and they are safe and returned to Indonesia.

 

 

Kunjungan ke Kota Batu untuk Kerjasama Pertanian (23-28 Sep 2018)

Pada tanggal 23-28 September 2018, saya mengunjungi kota Batu lagi sebagai anggota Tim Studi Kelayakan tentang Kerjasama Pertanian antara Kota Fukushima dan Kota Batu, Jawa Timur.

Kami membahas tentang pengelolaan pembangunan pertanian di Batu dengan Ibu Walikota dan para pejabat Pemkot. Banyak informasi dan saran yang kami dapat.

Kami akan mengundang rombongan Kota Batu ke Fukushima dan Tokyo pada tanggal 29 Oktober – 2 November 2018.

Visit Batu city for Agricultural Cooperation (23-28 Sep 2018)

In 23-28 September 2018, I visited Batu city again as a team member of feasibility study on agricultural cooperation between Fukushima city and Batu city, East Java.

We discussed about how to manage agricultural development in Batu with its mayor and its government officials. Many fruitful information and suggestion we got.

We will invite the delegation of Batu city to Fukushima and Tokyo in 29 October – 2 November 2018.

Malam bersama Pengusaha Fukushima yang berbisnis di LN (30 Juli 2018)

Saya diundang untuk acara makan malam dengan para pengusaha Fukushima yang berbisnis di luar negeri di restoran China “Shiering” pada tanggal 30 Juli 2018. Pertemuannya sangat menarik dan santai dengan para pengusaha muda baik yang berbasis di Fukushima, yang melakukan bisnis di Vietnam, Cina, dan Filipina.

Saya menghargai sikap independen mereka tanpa bergantung pada subsidi atau bantuan pemerintah. Terima kasih sudah mendapatkan kesempatan ini dengan teman-teman pengusaha baru buat saya di Fukushima. Saya harus belajar dan berkomunikasi banyak dengan mereka.

Fukushima Overseas Business Dinner (30 July 2018)

I was invited to the Fukushima Overseas Business Dinner in Shiering Chinese Restaurant in 30 July 2018. Very exciting and relaxed meeting with good guys based in Fukushima, who are doing business in Vietnam, China, and the Philippines.

I appreciate their independent stance without depending on subsidies or government assistance. Thank you for getting this opportunity with my new business friends. I must learn and communicate much with them.

Batu dan Jakarta pada 11-17 Mei 2018

Sebagai anggota tim studi, saya mengunjungi Indonesia untuk kick-off studi kelayakan tentang kerjasama pertanian antara kota Fukushima dan kota Batu, Jawa Timur.

Kami membahas isi dan arahan studi ini dengan Walikota dan pejabat Pemkot Batu dan bertukar pendapat dan informasi dengan Kementerian Pertanian.

Tim Kami terdiri dari Ginray co. Ltd. dari Fukushima, JA Fukushima Mirai, Prof. Sugiura (Universitas Chuo) sebagai kepala penasihat, ERM Japan dan saya. Kami akan mengundang rombongan Pemkot Batu yang dipimpin oleh Walikota Batu ke Fukushima pada bulan Juli mendatang.

Bersama Walikota Batu setelah diskusi. Foto oleh Naoko Takahashi, 14 Mei 2018.

Batu and Jakarta in 11-17 May 2018

As a study team member, I visited Indonesia for kick-off of our feasibility study on agricultural cooperation between Fukushima city and Batu city, East Java.

We discussed contents and directions of this study with Mayor and government officials of Batu city and exchanged opinion and information with Ministry of Agriculture.

Our team consists of Ginray Co. Ltd. from Fukushima, JA Fukushima Mirai, Prof. Sugiura (Chuo Univ) as chief advisor, ERM Japan and me. We will invite the mission from Batu city headed by its mayor to Fukushima in next July.

Photo with mayor of Batu city after discussion. Taken by Naoko Takahashi, 14 May 2018.

Makassar International Writers Festival 2018 (2-5 Mei)

Pada 2-5 Mei 2018, saya menghadiri Makassar International Writers Festival ke-8 (MIWF) di Makassar, Indonesia.

Kali ini, kami mengundang seorang penyair dari Fukushima, Jepang, Mr. Ryoichi Wago dan ia membaca puisi-puisinya tiga kali dengan penampilan agresif selama dia berada selama tiga hari. Ia sangat dihargai oleh penonton MIWF dan berinteraksi dengan mereka sebagai pecinta penyair yang sama dan kritikus untuk masalah sosial.

Saya berharap sesuatu yang baru dan berarti akan terjadi antara Makassar dan Fukushima dari kesempatan ini. Terima kasih, Makassar. Terima kasih MIWF. Sampai jumpa tahun depan di Makassar.

Makassar International Writers Festival 2018 (2-5 May 2018)

In 2-5 May 2018, I attended the 8th Makassar International Writers Festival (MIWF) in Makassar, Indonesia.

This time, we invited a poet from Fukushima, Japan, Mr. Ryoichi Wago and he read his poems three times with his aggressive performance during his staying for three days. He was very appreciated by audience of MIWF and interacted with them as the same poet lovers and critics for social problem.

I hope something new and meaningful will be happened between Makassar and Fukushima from this occasion. Thank you, Makassar. Thank you MIWF. See you next year in Makassar.

1 2 3 5