Siap menjadi penasihat untuk daerah-daerah di Indonesia

Bersama ini, saya menyatakan bahwa saya siap menjadi mitra atau penasihat untuk pemerintah daerah, perusahaan daerah, perguruan tinggi / sekolah di daerah, kelompok masyarakat daerah di Indonesia.

Bergaul dengan Indonesia sejak tahun 1985

Saya pernah bertugas di Jakarta, Makassar, dan Surabaya. Pada tahun 1995-2001 dan 2006-2010, saya bekerja sebagai tenaga ahli JICA dan penasihat kebijakan pembangunan daerah Kawasan Timur Indonesia termasuk Sulawesi, Kalimantan, Maluku, Papua, NTB dan NTT. Sudah pernah mengunjungi 28 provinsi selama ini.

Di Jepang saya bertugas sebagai ahli dan pengamat ekonomi-politik Indonesia di Institute of Developing Economies (IDE-JETRO) pada tahun 1985-2008 selama 23 tahun.

Siap menyambung pihak Bapak/Ibu dengan pihak lokal Jepang

Saat ini atas nama Matsui Glocal LLC, sebagai badan hukum Jepang, kami berjuang menyambung antara lokal dan lokal tanpa batas.

Misalnya, saya berjuang untuk menyambung antara daerah di Jepang dan daerah di Indonesia berdasar dari berbagai pertimbangan seperti kemiripan posisi geografis, ekonomi, dll. Kami mengutamakan apa yang bisa saling belajar dan mengajar secara setara antara lokal dan lokal dan hubungannya bisa melanjutkan jangka panjang.

Maka, kami perlu mengetahui tujuan dan maksud kerjasama jika pihak Bapak/Ibu ingin mencari mitra lokal di Jepang dan tempat lain. Berdasar informasi tersebut, kami akan menyampaikan beberapa calon mitra lokal, misalnya pemerintah daerah di Jepang.

Siap menjadi penasihat kebijakan pembangunan daerah

Tugas kami bukan itu saja.

Sebagai ahli kebijakan pembangunan daerah termasuk Gerakan OVOP (One Village One Product Movement), kami bisa menjadi mitra tentang ide, pikiran, masukan tentang perencanaan, kebijakan dan mengusul berbagai alternatif dan program kepada pihak Bapak/Ibu.

Siap membantu pemagangan ke Jepang yang lebih efektif

Saat ini Jepang menghadapi berbagai kesulitan misalnya kekurangan tenaga kerja di UMKM karena penurunan jumlah penduduk dan makin banyak generasi lansia. Banyak UMKM Jepang mulai memanfaatkan tenaga kerja asing atas nama program pemagangan.

Namun program ini juga bisa dimanfaatkan untuk mencetak tenaga kerja yang memiliki kemampuan teknis yang dibutuhkan untuk daerah-daerah di Indonesia jika sudah direncanakan demikian dari awal.

Tentu saja kami ingin membantu proses pencetakan tenaga kerja terampil dengan pembuatan rencana tersebut bersama pihak Bapak/Ibu.

Bisa kontak kami, bisa kontrak dengan kami

Jika pihak Bapak/Ibu berminat, silahkan kontak kami. Jika pihak Bapak/Ibu berminat kontrak kami sebagai penasihat atau advisor, kami akan siap draft surat kontrak melalui konsultasi dengan pihak Bapak/Ibu. Silahkan mengirim email ke matsui@matsui-glocal.com, atau pakai formulir dibawah ini, atau kirim WA ke +62-811-4106670.

Terima kasih atas perhatiannya.

Bersama rekan-rekan Bappeda Provinsi Gorontalo, 15 April 2010.

Bersama Kepala-Kepala Bappeda Provinsi se-Sulawesi, 24 April 2010.

Acara Kumpulan Indonesianis, KAPAL, di Kyoto

Pada tanggal 16 Desember 2018, saya menghadiri Kongres Pertama KAPAL, yaitu, Kelompok Pemerhati dan Peneliti Indonesia di Jepang, di Universitas Kyoto. Banyak presentasi yang menarik. Bisa belajar banyak hal.

Dan bisa bertemu banyak teman-teman lama pemerhati dan akademisi tentang Indonesia dan banyak peneliti muda tentang Indonesia yang baru di sana. Saya berharap KAPAL akan berkembang sebagai masyarakat yang terbuka dan inklusif untuk semua pemerhati dan pecinta indonesia di Jepang, bukan organisasi yang sempit dan eksklusif.

Blog KAPAL (bahasa jepang): http://kapal-indonesia-jepang.blogspot.com/

Attended Indonesianist Gathering, KAPAL, in Kyoto

In 16 December 2018, I attended the first congress of Indonesianist Gathering as it said KAPAL (Kelompok Pemerhati dan Peneliti Indonesia di Jepang) at Kyoto University. Many interesting presentations. I could learn many things.

And I could meet many old Indonesianists friends and new younger Indonesianists there. I hope KAPAL would develop as an open and inclusive society for all Indonesianists and Indonesia lovers in Japan, not too much academic, narrow and exclusive organization.

KAPAL Blog (in Japanese): http://kapal-indonesia-jepang.blogspot.com/

 

Presentation in Kyoto / 京都で発表(10 Nov 2018)

In 10 November 2018, I made a small presentation about the earthquake of Central Sulawesi in Southeast Asian Studies Forum in Kyoto.

Pada tanggal 10 November 2018, saya membuat presentasi kecil tentang gempa Sulawesi Tengah di Forum Studi Asia Tenggara di Kyoto.

2018年11月10日、京都大学での東南アジア学会関西支部例会にて、スラウェシ中部地震についての発表を行いました。

Kunjungan Pemkot Batu ke Jepang (29 Okt s/d 2 Nov)

Pada tanggal 29 Oktober – 2 November 2018, rombongan Pemkot Batu dari provinsi Jatim, yang dipimpin oleh Walikota Batu, mengunjungi Jepang.

Rombongan Pemkot Batu mengunjungi kota Fukushima dan Tokyo, di mana mereka mengunjungi perkebunan apel, fasilitas sortir buah-buahan, pabrik pengolahan sayur-mayur, pasar tani (jual-beli langsung oleh petani), pasar glosir induk sayur-mayur, dan seterusnya, dan dapat memehami bagaimana produksi pertanian, pengolahan dan pemasaran terintegrasi. Walikota Batu telah bertemu Walikota Fukushima.

Rombongan pemkot Bau telah dapat berbagai saran tentang bagaimana untuk mengembangkan kerjasama pertanian antara kota Batu dan kota Fukushima di masa depan, dan mereka aman dan kembali ke Indonesia.

 

Batu City Mission Visit to Japan (29 Oct – 2 Nov)

In October 29 – November 2, 2018, Batu City Government Mission visited Japan, chaired by the mayor, from Batu city, East Java, Indonesia.

The mission mainly visited Fukushima city and Tokyo, where they visit apple plantation, the fruit sorting plant, agricultural product processing factory, farmer’s market, and vegetable wholesale central market, and so on, and could learn how agricultural production, processing and distribution were integrated. Mayor of Batu city made a courtesy visit to meet mayor of Fukushima city.

The mission have been able to get various suggestions on how to proceed the agricultural cooperation between Batu city and Fukushima city in the future, and they are safe and returned to Indonesia.

 

 

Kunjungan ke Kota Batu untuk Kerjasama Pertanian (23-28 Sep 2018)

Pada tanggal 23-28 September 2018, saya mengunjungi kota Batu lagi sebagai anggota Tim Studi Kelayakan tentang Kerjasama Pertanian antara Kota Fukushima dan Kota Batu, Jawa Timur.

Kami membahas tentang pengelolaan pembangunan pertanian di Batu dengan Ibu Walikota dan para pejabat Pemkot. Banyak informasi dan saran yang kami dapat.

Kami akan mengundang rombongan Kota Batu ke Fukushima dan Tokyo pada tanggal 29 Oktober – 2 November 2018.

Visit Batu city for Agricultural Cooperation (23-28 Sep 2018)

In 23-28 September 2018, I visited Batu city again as a team member of feasibility study on agricultural cooperation between Fukushima city and Batu city, East Java.

We discussed about how to manage agricultural development in Batu with its mayor and its government officials. Many fruitful information and suggestion we got.

We will invite the delegation of Batu city to Fukushima and Tokyo in 29 October – 2 November 2018.

1 2 3 7