Bersedia menjadi Konsultan/Perwakilan di Jepang untuk LPK/P3MI/PJTKI

Matsui Glocal LLC bersedia menjadi konsultan dan perwakilan/agen di Jepang terhadap LPK atau P3MI/PJTKI dari Indonesia. Misalnya, kami mungkin berperan seperti yang berikut:

1. Penghubung dengan klien di Jepang yang sudah ada atau mencari calon klien di Jepang
2. Mengikuti dan menganalisis informasi tentang kebijakan keimigrasian Jepang tentang visa magang, Tokutei Ginou, pelajar dll.
3. Konsultasi dan investigasi secara rinci tentang jenis kerja di dalam 14 sektor Tokutei Ginou
4. Memberikan nasihat dan monitoring terhadap LPK atau P3MI/PJTKI, berdasar dari aturan main peraturan dan UU di Jepang

Jika ada yang berminat, mohon menghubungi kami lewat FB direct message atau email ke matsui@matsui-glocal.com, dengan informasi atau profile LPK atau P3MI/PJTKI tersebut.

Sebelum bikin kontrak, kami secara langsung harus mengunjungi LPK atau P3MI/PJTKI tersebut dan bertemu dengan penanggungjawabnya. Kontrak ini berbasis bisnis.

Memberikan 3 kuliah di Universitas Brawijaya, Malang (29 April-2 Mei 2019)

Saya mendapat kesempatan untuk memberikan tiga kuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya, di Malang, Indonesia. Semua kuliah dalam bahasa Indonesia.

Topik kuliah adalah sebagai berikut:

– Desentralisasi Fiskal dan Keuangan Daerah: Negatf dan Positif (29 April 2019)
– Sejarah Pembangunan Ekonomi Modern Jepang: Perbandingan dengan Indonesia (30 April 2019)
– Strategi Pengembangan Daerah: Pendekatan Gerakan OVOP (One Village One Product Movement) untuk konteks Pembangunan Daerah Indonesia (2 Mei 2019)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya, melakukan ‘3 in 1 program’, seri kuliah gabungan dosen dari Universitas Brawijaya, sektor swasta dan negara asing. Kali ini adalah kuliah pertama oleh dosen tamu asing dalam program ini.

Sekitar 150 siswa telah menghadiri seri kuliah saya dan saya menerima beberapa pertanyaan menarik dan komentar tentang isi kuliah saya. Pengalaman yang sangat berharga bagi saya untuk memberikan seri kuliah dalam bahasa Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya.

Giving 3 Lectures in Brawijaya University, Malang (29 April – 2 May 2019)

I had a chance to give three lectures in faculty of Economics and Business, Brawijaya University, in Malang, Indonesia. All lectures in bahasa Indonesia.

Titles of lecturers are as follows:

– Fiscal Decentralization and Local Government Finance: Negative and Positive (29 April 2019)
– Modern History of Economic Development in Japan: Comparison with Indonesia (30 April 2019)
– Local Development Strategies: OVOP (One Village One Product) Movement Approach for context of Local Development in Indonesia (2 May 2019)

Faculty of Economics and Business, Brawijaya University, conducts ‘three in one program’ combining of lecturers from Brawijaya University, private sector and foreign country. This is the first lecture by foreigner in this program.

About 150 students have attended my lecture series and I got some interesting questions and comments on my contents. It is very exciting experience for me to give lectures only in bahasa Indonesia. Very sincere thanks to Faculty of Economics and Business, Brawijaya University.

Menjelaskan Informasi Tokutei Ginou di Semarang (22 April 2019)

Pada tanggal 22 April 2019, saya punya kesempatan untuk menjelaskan tentang status penduduk baru ‘Tokutei Ginou (ketrampilan spesifik)’ di Jepang kepada ex kenshusei / pemagang di Semarang.

Meskipun status tersebut dimulai di bawah UU Imigrasi yang direvisi di Jepang, perusahaan Jepang yang mau menerima pekerja Tokutei Ginou dan Touroku Shien Kikan (Agen dukungan terdaftar) sekarang masih dalam pemeriksaan sampai Juni nanti oleh Biro Pelayanan Imigrasi sebelum mereka boleh mulai aktivitasnya. Selain itu, Tokutei Ginou tidak bisa mulai sebelum menandatangani MoU antara Pemerintah Indonesia dan Jepang.

Ada banyak informasi yang salah tentang Tokutei Ginou terlihat di Indonesia dan ada yang tertipu juga. Saya berharap ex Kenshusei/pemagang sabar menunggu sampai pemulaiannya sambil mempersiapkan informasi yang diperlukannya.

Explain information on Tokutei Ginou in Semarang (22 April 2019)

In 22 April 2019, I had a chance to explain about new resident status ‘Tokutei Ginou (specific skill)’ of Japan to ex-trainees in Semarang.

Even if the status was started under revised Immigration Law in Japan, Japanese companies that accept Tokutei Ginou workers and Touroku Shien Kikan (Registered Support Agency) are now still under inspection until next June by Immigration Service Bureau before their starting of activities. In addition to that, Tokutei Ginou cannot start before signing MoU bertween Government of Indonesia and of Japan.

There are many incorrect information on Tokutei Ginou in Indonesia and someone were deceived. I hope ex-trainees wait for a while with preparing necessary information.

Mengunjungi Universitas Muhammadiyah Malang (14 Maret 2019)

Setelah mengunjungi Universitas Brawijaya, saya mengunjungi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk membahas tentang peluang kerjasama dengan Jepang. Diskusi ini dilakukan sebagai mini seminar diketuai oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Kami memiliki diskusi yang sangat menarik dan mengesankan dalam kesempatan ini dan UMM terus mempertimbangkan aktivitas kerjasama termasuk tur studi ke Jepang dan mengundang saya sebagai dosen tamu.

Visit Malang Muhammadiyah University (14 March 2019)

After visiting Brawijaya University, I visited Malang Muhammadiyah University (UMM) to discuss about cooperation opportunities with Japan. The discussion was conducted as a mini-seminar chaired by dean of Faculty of Social and Politics.

We had very interesting and impressive discussion in this occasion and UMM continues to consider any cooperation activities including study tour to japan and inviting me as visiting lecturer.

Pertemuan dengan Pengurus IKAPEKSI (12 Maret 2019)

Setelah selesai rapat di Cirebon, saya bertemu beberapa anggota pengurus IKAPEKSI di Bekasi pada tanggal 12 Maret 2019. IKAPEKSI adalah Ikatan Alumni Pengusaha Kenshusei Indonesia.

Saya adalah penasihat IKAPEKSI sejak tahun 2014.

Kami membahas tentang situasi organisasi saat ini dan status domisili baru Jepang “tokutei ginou (keterampilan spesifik)”. Mereka sangat serius mendukung mantan kenshusei untuk membuat kontribusi pada pembangunan lokal di Indonesia.

1 2 3 9